Belajar Kelola Keuangan Bisnis Lewat Game Gang Dagang, PPKUKM Jaksel Sasar Pelaku UMKM di Bazar Dekranasda

PeduliJakarta.com, JAKARTA – Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jakarta Selatan kini bisa belajar literasi keuangan dengan cara yang lebih menyenangkan. Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Jakarta Selatan (PPKUKM Jaksel) memperkenalkan sebuah permainan digital bernama “Gang Dagang” sebagai alat edukasi interaktif. Pengenalan ini dilakukan dalam rangkaian bazar yang digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada Selasa (19/5/2026).

Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan, Djaharuddin, menjelaskan bahwa gim tersebut dirancang khusus untuk membantu pelaku UMKM memahami pengelolaan keuangan usaha secara sederhana. “Melalui gim ini, pelaku UMKM diajarkan membedakan pengeluaran pribadi dan pengeluaran usaha karena itu harus dipisahkan,” ujarnya. Menurutnya, kemampuan memisahkan keuangan pribadi dan bisnis merupakan langkah awal yang krusial bagi pertumbuhan usaha.

Permainan digital ini tidak dibuat sendiri oleh pemerintah daerah. Djaharuddin mengungkapkan bahwa Gang Dagang merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Netzme Kreasi Indonesia, dan Ruangguru. Kerja sama ini menjadi bagian dari program edukasi literasi keuangan yang lebih luas. Tujuannya agar pelaku UMKM dapat melihat perkembangan bisnis secara lebih terukur dan profesional.

Selain sesi pengenalan gim, kegiatan bazar yang berlangsung pada 19 hingga 21 Mei 2026 juga dimeriahkan dengan talkshow literasi keuangan. Bank DKI turut hadir memberikan materi tentang pengelolaan hasil usaha serta strategi mengembangkan bisnis. Sebanyak 30 UMKM binaan dari berbagai kecamatan di Jakarta Selatan ikut serta dalam bazar yang digelar bersama Dekranasda dan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK Jakarta Selatan.

Djaharuddin berharap dengan adanya inovasi seperti Game Gang Dagang, para pelaku usaha bisa lebih mudah mempelajari pencatatan keuangan, pengelolaan modal, hingga strategi pengembangan usaha. “Diharapkan para pelaku usaha bisa terbantu untuk mempelajari keuangan melalui gim tersebut,” ungkapnya. Melalui berbagai kolaborasi dan inovasi ini, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya memperkuat ekosistem UMKM agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing di tingkat global. (*)

BACA JUGA:  Harga AC Naik Rp200.000, Warga Jakarta Tetap Beli Karena Gerah