Keamanan Jakarta Jadi Prioritas, Kemenpar Ingatkan Pentingnya Kenyamanan Wisatawan

PeduliJakarta.com, JAKARTA – Beberapa waktu belakangan, kasus pembegalan di sejumlah titik Ibu Kota menjadi perbincangan hangat di media sosial. Salah satunya terjadi di kawasan Jakarta Barat. Seorang pengendara sepeda motor menjadi korban pembegalan bersenjata tajam di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5) dini hari. Pelaku merampas kendaraan dan ponsel korban usai melukainya. Video kejadian yang diunggah akun Instagram @info.kebonjeruk memperlihatkan korban sedang memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan. Tak lama kemudian, segerombolan pelaku bersepeda motor menghampiri dan salah satunya mengeluarkan senjata tajam hingga mengancam korban. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bacok dan kehilangan ponsel serta sepeda motor.

Merespons situasi tersebut, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menekankan pentingnya kerja sama semua pihak untuk menjaga keamanan Jakarta sebagai destinasi yang sering dikunjungi wisatawan. Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menyatakan bahwa menjaga citra positif destinasi menjadi tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat penegak hukum yang memiliki kewenangan dalam aspek keamanan wilayah. Hal ini disampaikannya kepada ANTARA di Jakarta, Kamis (21/5/2026). Made menjelaskan bahwa pariwisata suatu negara sangat dipengaruhi oleh persepsi publik terhadap keamanan dan kenyamanan destinasi. Isu atau kejadian negatif yang tidak ditangani dengan baik dapat membentuk citra buruk dan memengaruhi kredibilitas tempat wisata.

Menanggapi kasus-kasus begal yang viral, Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum telah menyiagakan Tim Pemburu Begal selama 24 jam di sejumlah titik rawan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kejahatan jalanan sekaligus memastikan keamanan masyarakat dan wisatawan yang beraktivitas di Jakarta. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum, khususnya Polri, dalam pengawasan keamanan di lapangan. Upaya tersebut meliputi optimalisasi penggunaan kamera pemantau (CCTV) di berbagai titik strategis melalui kerja sama dengan Kapolda Metro Jaya.

BACA JUGA:  Polisi Jakpus Ringkus Tiga Jambret WNA, Masyarakat Diimbau Waspada di Keramaian

Secara nasional, Kementerian Pariwisata juga turut membangun sinergi dan kolaborasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di destinasi wisata di seluruh Tanah Air. Penguatan kerja sama dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam mendukung keamanan pariwisata nasional. “Apalagi Kementerian Pariwisata saat ini telah memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan pihak Polri,” kata Made. Dengan sinergi yang solid, diharapkan Jakarta tetap menjadi destinasi yang menarik dan aman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. (*)